Miton Modanggu Soroti BPJS Ketenagakerjaan: “Bukan Kritik, Tapi Bentuk Kepedulian”

Gorontalo Utara — Kepedulian terhadap perlindungan tenaga kesehatan kembali disuarakan Miton Modanggu. Ia meminta agar kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi tenaga kesehatan segera diaktifkan, sehingga para pekerja memiliki kepastian perlindungan ketika menghadapi risiko pekerjaan.

Miton menyampaikan, berdasarkan informasi setelah dilakukan konfirmasi melalui sistem, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut belum tercatat aktif. Sementara upaya untuk mengurus secara mandiri disebut mengalami kendala karena seluruh tenaga kesehatan telah berada dalam satu sistem.

“Mohon maaf sebelumnya. Ini bukan ba protes atau ba kritik. Cuma mengingatkan, jangan sampai saat dibutuhkan, klaim BPJS Ketenagakerjaan tidak bisa digunakan,” ujar Miton.
Bagi Miton, persoalan tersebut bukan sekadar urusan administrasi. Jaminan sosial merupakan bagian penting dari perlindungan bagi mereka yang bekerja dan mengabdikan diri di bidang kesehatan.

Sikap Miton juga menunjukkan bahwa kritik tidak selalu harus dimaknai sebagai bentuk pertentangan. Ada kalanya kritik lahir justru karena kepedulian dan keinginan agar pelayanan serta perlindungan terhadap tenaga kerja berjalan lebih baik.

Menariknya, Miton tetap memberikan apresiasi terhadap kinerja pihak terkait yang selama ini dinilainya telah banyak mendapat penghargaan dan menunjukkan prestasi.

“Saya tahu jelas kinerja Zus banyak diapresiasi karena berprestasi. Jadi ini bukan untuk menjatuhkan. Ini cuma unek-unek dan mengingatkan, supaya ke depan jangan ada tenaga kesehatan yang dirugikan karena persoalan administrasi,” ungkapnya.

Sikap tersebut menjadi gambaran bahwa seorang aktivis sekaligus pemerhati kepentingan publik tidak hanya hadir ketika ada persoalan besar, tetapi juga berani menyuarakan hal-hal kecil yang berpotensi menjadi persoalan besar jika dibiarkan.

Pada akhirnya, pesan Miton sederhana: yang sudah baik tetap diapresiasi, sementara yang masih perlu dibenahi harus diingatkan. Karena kepedulian terhadap perlindungan tenaga kesehatan bukanlah kritik untuk menjatuhkan, melainkan bagian dari upaya memastikan hak dan rasa aman para pekerja benar-benar terlindungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *